<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825</id><updated>2012-01-30T17:08:11.421-08:00</updated><category term='Berhenti merokok'/><category term='talenta'/><category term='Kata'/><category term='bersyukur'/><category term='pedang'/><category term='zat beracun'/><category term='Semangat'/><category term='jalan kebenaran'/><category term='berkat'/><category term='Kasih'/><category term='keinginan'/><category term='putus asa'/><category term='roh kudus'/><category term='karakter'/><category term='non fisik'/><category term='pengorbanan'/><category term='keselamatan'/><category term='Semut'/><category term='titipan tuhan'/><category term='Perjalanan hidup'/><category term='mencocokan diri'/><category term='jalan keselamatan'/><category term='terperangkap'/><category term='pasrah'/><category term='dosa'/><category term='Manual book'/><category term='paku'/><category term='maha mengetahui'/><title type='text'>Renungan Pribadi</title><subtitle type='html'>Kumpulan beberapa renungan ringan dan aplikatif</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-6339388909279859124</id><published>2011-06-23T00:35:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T01:23:13.118-07:00</updated><title type='text'>Stragegi Burung Rajawali (2)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-TVehHdZs_bI/TgLlp4EMfFI/AAAAAAAAAiQ/l1OK2eQGA2o/s1600/rajawali.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; cssfloat: left; float: left; height: 140px; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; width: 179px;"&gt;&lt;img border="0" height="140" i$="true" src="http://4.bp.blogspot.com/-TVehHdZs_bI/TgLlp4EMfFI/AAAAAAAAAiQ/l1OK2eQGA2o/s200/rajawali.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seperti renungan&amp;nbsp;pada posting sebelumnya, bahwa Burung Rajawali melakukan empat hal ketika mencari mangsa; 1. Terbang tinggi, 2. Ambil keputusan, 3. Aksi dan 4. Cengkram. maka pada renungan kali ini&amp;nbsp;kucoba mengaplikasikannya dalam strategi "mencari kerja".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pertama, "Terbang Tinggi" ; di ketinggian kita dapat melihat pandangan yg luas, maka bukalah wawasan seluas-luasnya terhadap segala kemungkinan lowongan pekerjaan yg sesuai dengan beberapa potensi yg kita miliki. Kadangkala bidang pekerjaan yg semula tidak pernah terpikirkan, bisa jadi justru itu yg Tuhan berikan kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kedua, "Ambil Keputusan"; ambil keputusan secepatnya karena kesempatan belum tentu terulang dua kali. Keputusan yg dibuat saat ini, satu jam atau satu hari kemudian tetaplah harus diputuskan. Jadi jangan buang waktu/kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Ketiga. "Aksi"; Keputusan tanpa aksi hanyalah sebuah angan-angan, maka segeralah berbuat, mulai langkah pertama ...tulis surat lamaran kerja!!!.. lanjut&amp;nbsp; langkah berikut..kirim, monitor dst.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Keempat. "Cengkram"; setelah pekerjaan didapat, maka pertahankan dengan kuat. Memang dinamika hidup selalu ada, misal suasana kerja kurang kondusif, bos yg pemarah, intrik2 sesama rekan kerja, gosip dll. Namun hal tu jangan membuat kita menyerah, justru jadikan itu pemicu untuk membuat kita lebih kuat. Kemanapun kita pindah kerja, masalah pasti selalu ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Yakinlah bahwa Bapa selalu memberikan yg terbaik bagi kita... semua itu karna kasih-Nya yg begitu besar kepada manusia. GBU.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-6339388909279859124?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/6339388909279859124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2011/06/stragegi-burung-rajawali-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6339388909279859124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6339388909279859124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2011/06/stragegi-burung-rajawali-2.html' title='Stragegi Burung Rajawali (2)'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-TVehHdZs_bI/TgLlp4EMfFI/AAAAAAAAAiQ/l1OK2eQGA2o/s72-c/rajawali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-267813653235474085</id><published>2010-11-23T11:40:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T11:56:58.728-08:00</updated><title type='text'>Strategi Burung Rajawali</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TOwXEAdpBkI/AAAAAAAAAiE/u_eDOEijx5k/s1600/rajawali.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" ox="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TOwXEAdpBkI/AAAAAAAAAiE/u_eDOEijx5k/s200/rajawali.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam renungan kali ini saya mencoba mengambil contoh Burung Rajawali, karena burung Rajawali sudah tidak asing bagi pengikut kristus. Saya mencoba melihat dari sudut pandang lain tentang burung Rajawali ini. Kita tahu bahwa untuk bertahan hidup, burung Rajawali harus beburu mangsa setiap hari, karena ia tidak memakan bangkai jadi tidak menimbun makanan. Strategi yang digunakan burung Rajawali ada empat, dan bila satu dari empat strategi tidak dilakukan dengan benar, maka hasilnya adalah kegagalan total.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi pertama : TERBANG TINGGI. Dengan terbang tinggi maka radius pandangan jadi lebih luas. Semakin luas radius pandangan semakin besar pula jumlah target.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi kedua: AMBIL KEPUTUSAN. Rajawali mengambil keputusan hanya pada satu target. Keputusan diambil berdasarkan keyakinannya bahwa mangsa yang dipilih benar-benar mangsa yang tepat, karena salah ambil keputusan maka satu mangsa akan gagal didapatkan, yang berarti sekeluarga kelaparan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi Ketiga : AKSI. Rajawali akan menukik mengejar target dengan kecepatan penuh, tanpa melihat kebelakang, kiri/kanan &amp;nbsp;sampai target betul-betul didapat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi keempat : CENGKRAM. Rajawali mencengkram mangsa dengan sekuat tenaga agar tidak terlepas sampai betul-betul berhasil dibawa kesarangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi Burung Rajawali diatas bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari ketika mencari jodoh, mencari pekerjaan, memilih rumah dll. Pada renungan kali ini saya hanya mengaplikasikan pada permasalahan MENCARI JODOH. Adapun aplikasi strategi Rajawali adalah sbb: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Terbang tinggi artinya perluas pergaulan. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas yang positif, mungkin saja salah satu dari anggota komunitas yang anda ikuti ada seseorang yang disiapkan Tuhan untuk mendampingi anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Ambil keputusan artinya jangan terlena dengan kesibukan segera pilih satu. Memang tidak ada manusia yang sempurna, kita pun tidak sempurna toh? Karena itu …. kurang2 sedikit jangan dipermasalahkan, toh kita juga ada kurangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Aksi (action) artinya berbuat sesuatu, jangan hanya diam. Pantang melihat kebelakang bahkan kiri/kanan tetapi tetap fokus pada target. Hadapi semua rintangan, berani menerima resiko demi calon pasangan anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Cengkram artinya begitu sudah diresmikan di Gereja, pertahankan si Dia sampai maut yang memisahkan. Karena… apa yang telah disatukan Tuhan… jangan diceraikan oleh manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;﻿(&lt;em&gt;Bersambung&lt;/em&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-267813653235474085?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/267813653235474085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/11/strategi-burung-rajawali.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/267813653235474085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/267813653235474085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/11/strategi-burung-rajawali.html' title='Strategi Burung Rajawali'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TOwXEAdpBkI/AAAAAAAAAiE/u_eDOEijx5k/s72-c/rajawali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-6482793938639801205</id><published>2010-10-08T05:06:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T05:06:18.302-07:00</updated><title type='text'>Bekerja dan berdoa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TK8InJGVMoI/AAAAAAAAAhg/oO2qFJIQUOc/s1600/sender-sms.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" height="133" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TK8InJGVMoI/AAAAAAAAAhg/oO2qFJIQUOc/s200/sender-sms.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada dua kegiatan yang sama pentingnya yaitu &lt;u&gt;berdoa&lt;/u&gt; dan &lt;u&gt;bekerja&lt;/u&gt;. Berdoa dan bekerja, adalah dua jenis kegiatan yang berbeda namun seringkali karena situasi dan kondisi kadang kita melakukannya secara bersamaan waktu dan tempat. Pertanyaannya bolehkah kita lakukan bersamaan kedua kegiatan tersebut?&amp;nbsp;&amp;nbsp;Untuk memperjelas&amp;nbsp;pertanyaan diatas, perhatikan&amp;nbsp;contoh berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Peristiwa 1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seseorang yang berangkat ke kantor mengendarai mobil, diselah-sela kemacetan ia berdoa rosario atau doa pribadi..sepanjang perjalanan sampai ke tempat tujuannya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ini&amp;nbsp;adalah salah satu contoh bekerja dan berdoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Peristiwa 2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seseorang umat yang mengikuti misa/kebaktian, disela-sela liturgi ia sibuk mengirim/terima sms.&amp;nbsp; Ini adalah salah satu&amp;nbsp;contoh berdoa dan bekerja...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mari kita introspeksi,&amp;nbsp; manakah yang sering kita lakukan? Aktifitas yang &amp;nbsp;mirip dengan peristiwa ke-1 , atau mirip dengan peristiwa ke-2.&amp;nbsp; Saya yakin pembaca blog ini&amp;nbsp; tidak melakukan peristiwa ke-2, ..amien..&amp;nbsp; Bayangkan, ketika bawahan menghadap atasan, murid menghadap guru, mahasiswa menghadap Dosen, sambil menenteng HP/BB dan sibuk sms...nggak sopan bukan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nah..menghadap sesama manusia saja kita harus sopan, apalagi kalau menghadap Dia yang maha Mulia dan Agung, yang selalu mencurahkan berkat dan&amp;nbsp; anugerah kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga kita termasuk golongan yang "sopan" ketika berdoa...amien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﻿&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-6482793938639801205?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/6482793938639801205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/10/bekerja-dan-berdoa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6482793938639801205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6482793938639801205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/10/bekerja-dan-berdoa.html' title='Bekerja dan berdoa'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TK8InJGVMoI/AAAAAAAAAhg/oO2qFJIQUOc/s72-c/sender-sms.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-7057646585579945757</id><published>2010-09-24T05:06:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T10:22:36.818-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pasrah'/><title type='text'>Belajar dari Tissue</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TKyk2xNssSI/AAAAAAAAAhQ/DPTF8okq8Ok/s1600/3888635204_117fcd4894.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; FLOAT: left; HEIGHT: 150px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524972103707439394" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TKyk2xNssSI/AAAAAAAAAhQ/DPTF8okq8Ok/s200/3888635204_117fcd4894.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di atas meja sebuah restoran, kertas tissue berbicara pada dirinya sendiri. "Seandainya ...  aku bunga, pasti penampilanku akan lebih baik" keluhnya sambil menatap bunga yang ada di vas bunga sebelah. Kemudian datanglah seorang pemuda. Sambil menunggu pesanan datang ia mengambil kertas tissue tadi. Lalu dengan tangan terampil mulailah pemuda tadi melipat-lipat kertas tissue tersebut, memelintirnya, melipat-lipatnya sampai akhirnya kertas tissue tadi berubah menjadi bunga mawar putih yang indah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Alamiah apabila kita punya keinginan untuk berubah menjadi lebih baik dari hari-hari yang lalu. Tetapi mengapa sampai saat ini kehidupan kita masih seperti itu-itu saja, tidak ada perubahan...? Mungkin kita perlu belajar seperti kertas tissue yang menyerahkan dirinya dibentuk menjadi bunga. Kertas tissue tidak bisa merubah dirinya sendiri...ia perlu bantuan..dan ketika bantuan datang ia pasrah dan tidak menolak..menyerahkan diri sepenuhnya kepada sang pemuda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sebagai manusia yang diliputi keterbatasan maka sulit bagi kita untuk mengubah diri dan kehidupan kita tanpa bantuan kuasa-Nya. Maka ketika Tuhan berkarya dalam diri kita, seharusnya kita &lt;strong&gt;pasrah&lt;/strong&gt; pada rancangan-Nya, dengan kata lain yaitu tidak memaksa Tuhan mengikuti keingingan-keinginan kita. Kesan "memaksa" tercermin dalam doa-doa kita yang terdengar seperti "mendikte" Tuhan. "Tuhan !!!..berilah aku ini-itu ..bla-bla-bla..dst.". Kita lupa bahwa sebenarnya Dia yang menciptakan kita maha tahu apa yang kita butuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Untuk itu, mari kita lebih pasrah lagi ketika Tuhan "membentuk" kita...karena rancangan-Nya pasti yang terbaik. Maka, sangatlah tepat bila rumusan doa-doa kita diakhiri kalimat: "&lt;em&gt;Tuhan.....kabulkanlah permohonan-permohonanku ini sekiranya selaras dengan kehendak dan rancangan-Mu..amien&lt;/em&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-7057646585579945757?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/7057646585579945757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/09/belajar-dari-tissue.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7057646585579945757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7057646585579945757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/09/belajar-dari-tissue.html' title='Belajar dari Tissue'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TKyk2xNssSI/AAAAAAAAAhQ/DPTF8okq8Ok/s72-c/3888635204_117fcd4894.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-6451690632368185906</id><published>2010-08-09T04:03:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T09:06:43.784-07:00</updated><title type='text'>Hadiah terindah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TGAdtAmxGvI/AAAAAAAAAhA/tGqQR6pQ1sU/s1600/3d-3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503431403740666610" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 164px; CURSOR: hand; HEIGHT: 169px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TGAdtAmxGvI/AAAAAAAAAhA/tGqQR6pQ1sU/s200/3d-3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;"&lt;strong&gt;Maukah kamu menikah dengan ku&lt;/strong&gt;?.." adalah kata-kata terindah yang ditunggu seorang gadis dari pacarnya. "&lt;strong&gt;Saya bersedia&lt;/strong&gt;..." adalah kata terindah yang ditunggu seorang pria ketika melamar seorang wanita pilihannya. "&lt;strong&gt;Aku sudah maafkan mu&lt;/strong&gt;" menjadi kata yang terindah yang dinantikan seorang yang berbuat salah ketika meminta maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Masih banyak contoh "kata-kata terindah" lainnya, dimana tiap orang berbeda-beda rumusan kalimat maupun waktunya. Demikian pula diriku, kata terindah yang sangat kunantikan adalah sebuah ucapan...."&lt;strong&gt;Selamat Natal&lt;/strong&gt;". S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;etiap tahun di bulan Desember banyak ucapan tersebut ku terima dari para sahabat, teman-teman paduan-suara, warga gereja, keluarga dekat yang seiman dll. namun ....bukan ucapan Selamat Natal dari mereka yang kumasudkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Pada bulan Desember 2010 ini, sudah 14 tahun aku menunggu kata-kata terindah tersebut. Tiap tahun pula selalu ada kerinduan atau pertanyaan dalam hati kecilku, mungkinkah Desember ini mereka mengirim ucapan tersebut kepada ku. 14 tahun lalu aku mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupku dan karena itu aku telah melukai hati orang yang kucintai. Saat itu aku memutuskan untuk mengikut Kristus, karena aku yakin dan percaya bahwa Yesus adalah jalan keselamatan yang sebenarnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Tuhan...tahun ini aku masih berharap dan sampai jantung ku tak berdetak lagi pun aku masih tetap berharap ....semoga dengan ijin-Mu orang yang kucintai yang telah melahirkan dan membesarkanku, mengirim ucapan......... "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;SELAMAT NATAL ANAKKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Itulah kata-kata terindah yang selalu kunantikan sejak 14 tahun lalu sampai saat ini. Semoga harapanku ini menjadi kenyataan.....amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-6451690632368185906?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/6451690632368185906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/08/hadiah-terindah.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6451690632368185906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/6451690632368185906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/08/hadiah-terindah.html' title='Hadiah terindah'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/TGAdtAmxGvI/AAAAAAAAAhA/tGqQR6pQ1sU/s72-c/3d-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-5876680392529756424</id><published>2010-03-17T08:24:00.000-07:00</published><updated>2010-03-17T09:02:33.152-07:00</updated><title type='text'>Kapan giliran ku?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/S6D2h95CbPI/AAAAAAAAAg4/8dN-d95X0-o/s1600-h/IMG_0350.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449626612528213234" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/S6D2h95CbPI/AAAAAAAAAg4/8dN-d95X0-o/s200/IMG_0350.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Istilah “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Arisan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;” tentu tidak asing bagi kita. Dalam &lt;em&gt;arisan&lt;/em&gt; biasanya ada tradisi pemilihan orang yang beruntung dengan cara mengocok undian … lalu nama yang keluar adalah nama orang yang beruntung hari itu. Yang menarik disini adalah peserta arisan tidak pernah tahu siapa yang akan terpilih … dan merekapun tidak tahu kapan akan terpilih.. Yang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;pasti&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; adalah suatu saat &lt;strong&gt;&lt;em&gt;SETIAP ORANG&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; yang namanya ada dalam gulungan kertas pada “&lt;em&gt;undian&lt;/em&gt;” tersebut akan terpilih. Secara alamiah, orang yang terpilih akan merasa senang karena konsekuensinya akan menerima sesuatu yang diharapkan (biasanya &lt;em&gt;Uang/barang).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada arisan di atas, Kita tidak tahu kapan nama kita terpilih untuk dipanggil menghadap Bapa di Surga. yang kita tahu adalah nama kita pasti akan terpilih, saatnya kapan?… itulah rahasia Allah yang maha kuasa. Oleh karena itu kita perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi panggilan-Nya yang &lt;strong&gt;pasti&lt;/strong&gt; datang menjemput kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang prajurit, ia selalu berlatih meskipun saat negara dalam keadaan aman dan damai. Mengapa ia tekun melakukan latihan?. Ia tekun berlatih karena menyadari bahwa jika suatu saat mendapat tugas mendadak dari atasannya.. ia akan siap menerima tugas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang &lt;strong&gt;Kristiani&lt;/strong&gt;..kita pun perlu melakukan persiapan. Persiapan yang harus dilakukan adalah dengan melaksanakan “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;latihan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;” seperti yang telah diajarkan &lt;strong&gt;Kristus&lt;/strong&gt;. Apa yang diajarkan-Nya sudah tertulis dalam Injil. Yang perlu kita lakukan adalah membaca, memahami dan mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah mulai saat ini kita “&lt;strong&gt;berlatih&lt;/strong&gt;” meningkatkan kadar iman kita agar suatu saat siap menerima pendadakan. Amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;(&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dikutip dari homili yg dibawakan Rm. Treka, pada misa di salah satu Wilayah Paroki St. Robertus Cililitan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-5876680392529756424?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/5876680392529756424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/03/istilah-arisan-tentu-tidak-asing-bagi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/5876680392529756424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/5876680392529756424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2010/03/istilah-arisan-tentu-tidak-asing-bagi.html' title='Kapan giliran ku?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/S6D2h95CbPI/AAAAAAAAAg4/8dN-d95X0-o/s72-c/IMG_0350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-833856267481401076</id><published>2009-11-20T03:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-20T04:06:07.917-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terperangkap'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dosa'/><title type='text'>Semut yang terperangkap</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SwaB2LxTlZI/AAAAAAAAAgo/dmiLFwpYB6s/s1600/semut.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 158px; FLOAT: left; HEIGHT: 113px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406151170577372562" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SwaB2LxTlZI/AAAAAAAAAgo/dmiLFwpYB6s/s200/semut.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Ada seekor semut terperangkap di lantai yang pembatas antara keramik lantai itu basah. Semut itu berputar-putar mencari jalan keluar. Karena takut air, maka ketika berhadapan dengan lantai yang basah ia mundur, lalu berkeliling mencari-cari jalan yang lain, demikan seterusnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Untuk membantu semut itu keluar dari masalah ku ambil seutas benang yang menjuntai dari bagian pakaianku, ku letakan diatas permukaan yang basah sehingga berfungsi sebagai jembatan. Si semut menemukan ujung benang tersebut dan reaksi pertamanya adalah ragu-ragu, namun ia mencoba meniti benang tadi…lalu beberapa detik kemudian ia sudah sampai di ujung benang satunya … keluar dari lingkaran lantai yang basah.. bebas !!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia pertama jatuh dalam dosa, manusia dihukum keluar dari Surga dan menyandang predikat berdosa. Manusia mengandalkan kemampuan sendiri namun tidak bisa menghilangkan predikat tersebut . Sampai suatu saat, karena kasih Allah yang besar kepada manusia, Dia memberikan JALAN agar kita keluar dari masalah dan dihapuskan dari Dosa Asal, melalui Yesus Kristus.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Yesus adalah JALAN KEBENARAN untuk menuju pada keselamatan. Ia berkata “Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup… “, namun pada kenyataannya tidak semua orang terpanggil untuk mengikuti-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu berbahagialah kita yang sudah mengikuti-Nya dan semoga kita semakin teguh meniti Jalan-Nya sampai akhir hidup ini..amien. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-833856267481401076?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/833856267481401076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/11/ada-seekor-semut-terperangkap-di-lantai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/833856267481401076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/833856267481401076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/11/ada-seekor-semut-terperangkap-di-lantai.html' title='Semut yang terperangkap'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SwaB2LxTlZI/AAAAAAAAAgo/dmiLFwpYB6s/s72-c/semut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-2805122577063840811</id><published>2009-08-05T07:08:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T09:36:35.825-07:00</updated><title type='text'>Bayi 3 th mengendarai mobil mini</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/Snm02XxgwZI/AAAAAAAAAeg/vNLvp29_X-U/s1600-h/mini_porsche_01.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 236px; FLOAT: left; HEIGHT: 175px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366519277176275346" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/Snm02XxgwZI/AAAAAAAAAeg/vNLvp29_X-U/s320/mini_porsche_01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang bayi umur 3 tahun bisa mengendarai mobil mini !!...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Nah ini baru berita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Ditemukan bayi berumur 3 tahun yang sangat mahir mengendarai mobil mini. Bayi tersebut mengendarai mobil mini bertenaga baterai dengan jalur cukup sulit, melewati jalan sempit yang cukup ramai orang berjalan kaki. Dengan tatapan matanya yang masih polos ia bisa membelokan kemudi ke kanan-ke kiri seperti pembalap proffesional. Ia bisa menghindar dengan gesit setiap rintangan yang ada didepannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Menakjubkan bukan? Bayi 3 tahun pandai mengendarai mobil mini, padahal pada usia tersebut umumnya koordinasi tangan dan mata rata-rata masih belum begitu baik. Dari eksspresi wajahnya, Ia betul-betul menikmati apa yang dilakukannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Aneh ???...Tidak, ternyata tidak aneh, karena dibelakang kendaraan mainan tersebut ayah sang bayi dengan setia mengikutinya sambil memegang benda kecil yang disebut remote control. Bagi yang sering ke Mall di wilayah Jakarta Timur, pemandangan ini pasti tidak asing lagi karena banyak tempat permainan anak2, yang menyewakan mobil mini dengan remote control.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kita seringkali bertingkah seperti anak kecil tadi dalam kehidupan ini. Keberhasilan dalam karir dan kesuksesan yang kita peroleh seolah-olah murni hasil usaha kita sendiri. Karena jabatan, posisi, keuangan, kekuasaan yang ada pada kita seringkali membuat kita merasa mampu mengontrol hidup kita kemanapun kita mau, sombong dengan kemampuan yang kita miliki. Padahal . . . Bapa yang maha kasih&lt;em&gt; memegang remote control&lt;/em&gt; diri kita, dan selalu menjaga dan mengawasi kita kemanapun kita melangkah bahkan tidak satu titik pun di bumi ini yang luput dari pengawasan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;"Bapa yang maha kasih, ampuni aku ya Bapa, karena aku sering lupa bahwa Engkaulah yang mengontrol hidupku".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-2805122577063840811?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/2805122577063840811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/08/bayi-3-th-mengendarai-mobil-mini.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2805122577063840811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2805122577063840811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/08/bayi-3-th-mengendarai-mobil-mini.html' title='Bayi 3 th mengendarai mobil mini'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/Snm02XxgwZI/AAAAAAAAAeg/vNLvp29_X-U/s72-c/mini_porsche_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-1429889320447850969</id><published>2009-07-29T19:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T00:03:55.541-07:00</updated><title type='text'>Niat baik dan kesempatan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SnE-fo5v0YI/AAAAAAAAAeI/enn-rqXHr3o/s1600-h/pengemis.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 205px; FLOAT: left; HEIGHT: 165px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364137344451465602" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SnE-fo5v0YI/AAAAAAAAAeI/enn-rqXHr3o/s320/pengemis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kebetulan hari itu ada sedikit rejeki lebih membuat ku ingin membagikan sebagian kepada pengemis yang ku jumpai di lampu merah saat pulang kerja nanti. Waktu habis kerja pun tiba seperti biasa aku melakukan perjalanan pulang ke rumah. Saat berhenti di lampu merah yang telah ku rencanakan, muncul seorang bapak tua (pengemis) menghampiri ku. Sambil menyiapkan uang yang akan kuberikan, dari balik kaca jendela mobil cukup jelas ku lihat ternyata fisiknya masih cukup kuat untuk bekerja normal. Kenapa harus mengemis, logikaku mulai bekerja. Aku tidak rela jika memberikan sedekah pada orang yang tidak tepat. Semoga nanti ada orang yang lebih membutuhkan di lampu merah berikutnya, demikian harapanku saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian lampu menyala hijau, dan aku meneruskan perjalanan. Uang sudah kusiapkan untuk kuberikan di lampu merah berikutnya dan aku yakin mesti ada pengemis di sana. Ketika sampai kurang lebih 50 m ternyata bertepatan dengan lampu hijau sehingga aku terpaksa jalan terus. Namun aku tetap optimis pada lampu merah berikutnya pasti ada kesempatan. Ternyata yang terjadi koq bisa sama. lagi-lagi aku terpaksa jalan terus. Dua kali lampu hijau berturut-turut membuatku tidak sempat memberikan uang yang sudah kusiapkan tadi, dan sampailah aku di rumah. Hari itu, niat ku hanya sebatas niat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagi sebagian orang, peristiwa di atas mungkin tidak begitu penting. Tetapi bagiku, peristiwa ini merupakan sebuah bahan renungan menyadarkanku tentang arti kesempatan. Dalam &lt;em&gt;Perjanjian Baru&lt;/em&gt; sering kita jumpai bahwa Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit pada saat Beliau bertemu dengan si sakit. Pernahkah Tuhan Yesus menunda? Tidak pernah, bahkan pada hari &lt;em&gt;Sabat&lt;/em&gt; pun Tuhan Yesus tetap melakukan mujizat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Niat yang baik akan tetap menjadi niat bila tidak segera di wujudkan, karena satu detik, satu menit, satu jam kedepan kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Mari kita jangan menunda jika ada niat untuk berbuat baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semoga kita diberkat Allah yang maha kuasa † , .. amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-1429889320447850969?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/1429889320447850969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/niat-baik-dan-kesempatan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1429889320447850969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1429889320447850969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/niat-baik-dan-kesempatan.html' title='Niat baik dan kesempatan'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SnE-fo5v0YI/AAAAAAAAAeI/enn-rqXHr3o/s72-c/pengemis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-4282610774384315207</id><published>2009-07-23T00:19:00.000-07:00</published><updated>2009-07-23T00:47:49.233-07:00</updated><title type='text'>Meminta maaf atau memaafkan?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SmgRH_Rpm7I/AAAAAAAAAd4/VE9rzOSdOYI/s1600-h/HandShaking_Full.jpg"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 192px; FLOAT: left; HEIGHT: 186px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361554185326795698" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SmgRH_Rpm7I/AAAAAAAAAd4/VE9rzOSdOYI/s320/HandShaking_Full.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Manakah yang lebih berat “meminta maaf” atau “memaafkan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tadinya saya berfikir bahwa yang paling berat adalah memaafkan, karena orang yang memaafkan berada di posisi rugi/ korban namun ia harus memaafkan orang lain yang telah merugikan/ menyakiti dirinya. Jarang sekali ada seseorang yang telah dirugikan/ disakiti bisa langsung memaafkan orang yang menyakitinya. Umumnya yang terjadi adalah benih dendam. Maka orang yang memaafkan kesalahan orang lain, berarti ia mampu membuang jauh-jauh benih dendam dalam hatinya meskipun telah dirugikan/ disakiti. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian setelah saya renungkan lagi, ternyata “tidak semua orang bisa minta maaf”. Banyak juga yang sulit mengeluarkan kata “maaf”, walaupun sudah jelas ia telah menyakiti dan merugikan orang lain. Untuk meminta maaf, sesesorang harus bisa “merasa bersalah” dahulu, artinya ia harus mengakui kesalahannya. Banyak sekali orang yang berbuat kesalahan tetapi tidak mau mengakui kesalahannya dengan alasan gengsi, malu dan takut harga dirinya direndahkan. Maka orang yang meminta maaf, berarti ia mampu menyadari kesalahanya kemudian merendahkan diri , mengakui dan menyesali kesalahannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kesimpulannya, “memaafkan” atau “meminta maaf” &lt;strong&gt;SAMA&lt;/strong&gt; beratnya, yang menentukan adalah &lt;strong&gt;KETULUSAN&lt;/strong&gt;. Karena ketulusan adalah jiwa, tanpa jiwa tubuh tidak berarti apa-apa. Tanpa ketulusan, “maaf dan memaafkan” hanyalah sebuah adegan sinetron. Sekarang tergantung di mana ketulusan berada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semoga kita dapat menghadirkan ketulusan dalam setiap perbuatan kita, Amien..GBU &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-4282610774384315207?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/4282610774384315207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/meminta-maaf-atau-memaafkan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4282610774384315207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4282610774384315207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/meminta-maaf-atau-memaafkan.html' title='Meminta maaf atau memaafkan?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SmgRH_Rpm7I/AAAAAAAAAd4/VE9rzOSdOYI/s72-c/HandShaking_Full.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-4302337669693478725</id><published>2009-07-13T19:07:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T19:45:23.652-07:00</updated><title type='text'>Akibat takut miskin, tak sempat beramal.</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SlvudjZHRqI/AAAAAAAAAdE/s7eWvZYLpDY/s1600-h/HelpingHand.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 203px; FLOAT: left; HEIGHT: 141px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358138373171529378" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SlvudjZHRqI/AAAAAAAAAdE/s7eWvZYLpDY/s320/HelpingHand.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Di kota Vanastorbil, tinggallah seorang yang sangat kaya bernama Jonathan Brown. Ia mempunyai banyak uang, tanah, rumah dan pabrik. Suatu saat ia berkata: "Segala yang aku miliki, akan menjadi milik Tuhan saat aku meninggal dunia." Kemudian ia membuat surat wasiat yang terinci.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk sebuah gereja kecil di dekat rumahnya, ia merencanakan untuk membangunkan sebuah bangunan besar lengkap dengan menara yang tinggi. Untuk gembalanya, sebuah rumah baru dengan kamar yang luas dan nyaman. Sebuah perpustakaan di desa akan mendapat bagian pula. Ia teringat untuk membantu sebuah sekolah di mana anak-anak muda belajar dan mendalami pengetahuannya. Anak sahabatnya dipersiapkan untuk dikirim ke sekolah misi. Semua biaya akan ditanggungnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika gembalanya menyarankan agar tuan Brown memberikan sebagian hartanya lebih dahulu, ia menggumam: &lt;span style="color:#ffff00;"&gt;"Aku akan menjadi miskin bila aku berikan hartaku sebelum aku meninggal"&lt;/span&gt;.Sang setan yang mendengar gumaman tuan Brown, nyeletuk: "Ahem, saya tahu bahwa orang ini akan berumur panjang." Kemudian sang setan ini melalukan semua penyakit dari tuan Brown. Pada usia enampuluh tahun, ia masih sangat sehat dan kuat. Umur tujuhpuluh tahun, ia terlihat tidak pernah loyo. Ketika umur delapan puluh, ia masih berjalan tegap bagaikan anak muda. Ketika usianya menginjak sembilanpuluh, keponakannya sempat berujar: "Kapankah dia akan mati?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya, meninggalah tuan Jonathan Brown ini pada usia seratusdua tahun. Semua kenalannya berkumpul dan pengacaranya membacakan surat wasiat. Tetapi tidak ada penerima waris yang ditemukan. Gereja kecil dekat rumahnya sudah tutup dan tidak terdengar lagi kebenaran diberitakan. Gembalanya sudah meninggal dalam kemiskinannya. Perpustakaan di desa sudah tidak ada lagi. Sekolah yang ingin dibantunya, sudah ditutup dengan meninggalkan banyak hutang. Sementara itu, anak yang akan dibiayai sekolahnya, tetap dalam kebodohannya, mempunyai tujuh orang anak dan duabelas cucu. Semuanya tidak lebih baik dari dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian, setiap kenalannya, mengambil sebagian hartanya. Pengacaranya bahkan lupa bahwa ia mendapatkan bayaran dua kali. Tidak ada sahabat. Tidak ada ratap tangis. Bahkan tidak ada seorang anak pun yang menunggu di sudut ruangan itu. Sementara itu, sang setan tersenyum dan berbalik mencari mangsa baru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, biarlah kisah ini menjadi pelajaran buat kita semua. Apa yang ada pada kita hari ini adalah milik Tuhan. Apa yang bisa dilakukanlah hari ini, lakukanlah, karena mungkin besok sudah terlambat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffcc66;"&gt;Diterjemahkan secara bebas dari Speakers Source Book&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-4302337669693478725?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/4302337669693478725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/akibat-takut-miskin-tak-sempat-beramal.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4302337669693478725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4302337669693478725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/07/akibat-takut-miskin-tak-sempat-beramal.html' title='Akibat takut miskin, tak sempat beramal.'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SlvudjZHRqI/AAAAAAAAAdE/s7eWvZYLpDY/s72-c/HelpingHand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-2306748530900258840</id><published>2009-06-15T00:18:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T00:46:44.066-07:00</updated><title type='text'>M  72427</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Apakah iblis percaya adanya Allah? ya dong . . . bahkan ia sudah melihat Allah, bukan? Kita percaya ada Allah yang menciptakan alam semesta ini, Iblis juga percaya bahkan ia melihat langsung ketika Allah menciptakan manusia, dan berdialog lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah ..kalau begitu apa yang membedakan kita dengan iblis? Jawabannya 72427, apa itu ? Lihat Matius 7 ayat 24 sampai 27. Yesus berharap kita yang mendengarkan perkataan-Nya melakukan perbuatan nyata. Percaya saja tidaklah cukup. Karena iblis juga percaya. Maka yang membedakan umat Allah dan Iblis adalah iblis percaya tetapi tidak melakukan yang dikehendaki-Nya, tetapi umat Allah disamping percaya ia juga melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Mudah untuk mengingatnya ya . . &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;7 2 4 2 7&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; angka yang mengingatkan kita untuk berbuat sesuatu yang berkenan dengan kehendak-Nya, supaya nggak disamaain dgn Iblis :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;GBU..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-2306748530900258840?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/2306748530900258840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/06/m-72427.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2306748530900258840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2306748530900258840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/06/m-72427.html' title='M  72427'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-61567367947676985</id><published>2009-06-01T18:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T10:22:23.234-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putus asa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Semangat'/><title type='text'>Apa yang terjadi jika tidak ada "semangat"?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pernahkah anda menemukan ada hewan yang BUNUH DIRI?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sampai sejauh ini saya belum pernah menemukannya. Seekor sapi yang kehabisan rumput untuk dimakan..tidak akan pernah menjatuhkan dirinya ke jurang atau berbaring di rel kereta api. Seekor harimau yang sudah tua dan tidak mampu lagi mengejar mangsa untuk dimakan, tidak akan memotong nadinya meskipun kukunya tajam. Seekor burung yang matanya buta dan sulit mencari makanan, tidak akan menenggelamkan diri ke sungai untuk BUNUH DIRI. Tetapi manusia yang jelas-jelas derajatnya lebih tinggi dari hewan, justru menyelesaikan masalah hidup dengan cara bunuh diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kita pasti pernah menghadapi jalan buntu dalam suatu masalah. Kita telah menetapkan tujuan-tujuan dalam kehidupan kita. Tetapi kenyataannya kita menghadapi jalan buntu untuk mencapai tujuan tersebut. Pada kondisi inilah peran SEMANGAT sangat penting bagi kita. Semangat yang kuat dapat mengusir putus asa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;PUTUS ASA dan SEMANGAT adalah dua hal yang saling bertentangan&lt;/span&gt;. Jika salah satu sudah menguasai seseorang maka yang satunya lagi tidak ada tempat. Jika "putus asa" lebih dulu menguasai manusia, maka "semangat" sudah tidak ada tempat. Demikian sebaliknya jika "semangat" masih ada, maka orang tersebut jauh dari "putus asa".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anak kecil yang belajar berdiri, ketika ia jatuh berkali-kali ia pun bangkit berkali-kali pula. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Semangat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; untuk bisa berdiri, berjalan sampai bisa berlari itulah yang membuatnya untuk bangkit lagi. Kalau dulu waktu kecil kita putus asa waktu belajar berdiri, tentu saat ini kita masih merangkak, bukan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau kita masih ada semangat untuk menyelesaikan masalah, tentu akan ada jalan keluarnya. Tetapi kalau &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;sudah tidak ada lagi semangat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; untuk menyelesaikan masalah, meskipun kita diberi masukan dari kiri-kanan semuanya tidak akan menjadi perhatian kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau kita ragu dan takut KEHABISAN SEMANGAT dalam diri kita kemana memperolehnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semangat tidak bisa dibeli meskipun kita banyak uang, karena tidak ada jualannya. SEMANGAT adalah anugerah dari Allah. Yesus mengundang orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada Nya. Jadi kemana kita memperolehnya? jawabannya, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;datanglah ke Yesus dan minta diberikan semangat dalam hidup ini&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. . . .Amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-61567367947676985?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/61567367947676985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/06/apa-yang-terjadi-jika-tidak-ada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/61567367947676985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/61567367947676985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/06/apa-yang-terjadi-jika-tidak-ada.html' title='Apa yang terjadi jika tidak ada &quot;semangat&quot;?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-1159843846902864659</id><published>2009-05-28T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-28T01:45:14.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pedang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='paku'/><title type='text'>KATA VS PEDANG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Komunikasi bisa dengan lisan maupun tulisan. Baik lisan maupun tulisan, keduanya memakai "kata-kata". Menghargai pendapat dan menjaga perasaan orang yang kita ajak berkomunikasi wajib dikedepankan jika kita ingin komunikasi kita berjalan dengan baik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Benarkah KATA-KATA lebih tajam dari PEDANG?&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Pedang bisa melukai seseorang, tetapi jika orang tersebut memakai baju besi seperti yang dipakai ksatria pada jaman dahulu waktu berperang, pedang tidak bisa melukai. Kata-kata yang menghina/fitnah/ejekan dll yang negatif memang tidak menimbulkan luka apa-apa pada tubuh orang yang menjadi sasaran. Tetapi perkataan bisa melukai "hati" dan terekam di memory orang yang di hina/difitnah, sekalipun orang tersebut memakai pakaian anti peluru dan berada dalam Istana yang kuat perlindungannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Seperti PAKU yang ditancapkan di kayu, meskipun paku bisa dicabut kembali tetapi Ia meningalkan bekas lubang pada KAYU. Setiap kali kita menghina/memfitnah/mengejek dll. kepada orang lain sama seperti kita menancapkan PAKU, dan setiap kita minta maaf kepada orang tersebut, sama seperti kita mencabut PAKU tadi.  Namun bekas yang ditimbulkan paku tetap abadi bersama kayu tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Sesuatu yang sudah masuk memory manusia, tidak bisa dihapus karena tidak ada "software"nya.  Kata kasar/tajam/hinaan yang terlanjur masuk menancap di memory manusia tidak bisa di "delete". Yang bisa dilakukan adalah mengimbanginya dengan hal positif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Oleh karena itu jawaban pertanyaan diatas &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;BENAR&lt;/span&gt;, bahwa kata-kata lebih tajam dari pedang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Jadi mari kita&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt; HATI-HATI  MENGGUNAKANNYA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-1159843846902864659?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/1159843846902864659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/kata-vs-pedang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1159843846902864659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1159843846902864659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/kata-vs-pedang.html' title='KATA VS PEDANG'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-4699389536595160349</id><published>2009-05-14T22:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T22:24:53.385-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putus asa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pasrah'/><title type='text'>Apa beda "pasrah" dengan "putus asa" ?</title><content type='html'>Ada yang bisa menjelaskan  atau memberi komentar dari pertanyan diatas ? Kedua kata tersebut mempunyai makna yang hampir sama. Cuma kadang-kadang kita bingung saya ini sedang pasrah atau sebenarnya putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih atas komentar, dan tanggapannya.  Apapun komentar dan tanggapan anda,  yang pasti memberi pengayaan bagi pikiran kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-4699389536595160349?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/4699389536595160349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/apa-beda-pasrah-dengan-putus-asa.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4699389536595160349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/4699389536595160349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/apa-beda-pasrah-dengan-putus-asa.html' title='Apa beda &quot;pasrah&quot; dengan &quot;putus asa&quot; ?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-2072156007936404965</id><published>2009-05-09T02:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T03:17:34.322-07:00</updated><title type='text'>Perumpamaan kura-kura</title><content type='html'>Di tepi sungai ada seorang anak yang menemukan seekor kura-kura, anak itu dengan riangnya membawa jalan-jalan kura-kura yang ditemukannya itu, tetapi sang anak berpikir... mengapa dari tadi kura-kura itu tidak mengeluarkan kepala,kaki,dan ekornya itu. Sang anak mencongkel kepalanya, kakinya dan ekornya, tetapi kura-kura itu tetap berdiam di dalam. Sudah setengah hari dia berusaha untuk mengeluarkan kura-kura tersebut, dan akhirnya dia menyerah. Saat itu datanglah laki-laki tua dan menepuk pundaknya, laki-laki itu berkata " Anak muda, ikutlah bersamaku,bawalah kura-kura itu serta", karena anak itu terlalu lelah, akhirnya dia tak berpikir panjang dan langsung menurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di rumah si Tua itu, dia duduk di bangku dan ditemani kura-kura yang tidak mau keluar itu. Si Tua berkata "Bolehkah aku meminjam sebentar kura-kura mu ?", si Anak menjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"lakukanlah apa yang kamu bisa terhadap kura-kura yang keras kepala itu !", dengan kecewa bercampur marah si Anak memberi kura-kura itu. Si Tua mengambil kura-kura itu dengan lembut dan menaruhnya di depan perapian yang sedang menyala, dan MUNCULAH KEAJAIBAN kura-kura itu keluar dari cangkangnya yang keras dan mulai berjalan. Si Anak melihat kejadian itu tak berkedip, dan si Tua berkata " Inilah apa yang terjadi jika kekerasan kita luluhkan dengan kehangatan yang tulus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: alda albert&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-2072156007936404965?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/2072156007936404965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/perumpamaan-kura-kura.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2072156007936404965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2072156007936404965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/perumpamaan-kura-kura.html' title='Perumpamaan kura-kura'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-7722246961003956018</id><published>2009-05-08T04:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T04:53:23.750-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='maha mengetahui'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keinginan'/><title type='text'>Menginginkan apa yang kita dapatkan...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menginginkan yang kita dapatkan... atau ....mendapatkan yang kita inginkan. Dari dua pernyataan tersebut manakah yang membuat hidup kita bahagia? Tentunya pernyataan "mendapatkan yang kita inginkan", karena hal ini sangat alamiah. Kita tentu punya angan-angan, harapan dan cita-cita. Dan tentunya kita berusaha mendapatkan apa yang menjadi keinginan kita. Tetapi TIDAK SEMUA keinginan kita bisa kita dapatkan, bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Terkadang tanpa kita sadari, saat kita merasa begitu dekat dengan Allah, kita cenderung lupa "etika". Hal ini menyebabkan isi doa-doa kita menjadi seolah-olah MEMAKSA Allah untuk memenuhi keinginan kita. Kita menjadikan-Nya sebagai alat memenuhi keinginan kita..padahal keingginan tersebut belum tentu sesuai kehendak Allah. Pada saat keinginan kita tidak terwujud, maka yang timbul adalah rasa kecewa..koq Allah tidak mengerti ya keinginanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menginginkan yang kita dapatkan", kedengarannya aneh. Tetapi sebenarnya tidak, ini lebih cenderung kepada prilaku MENSYUKURI apa yang kita dapatkan. Kita mendapatkan sesuatu yang awalnya tidak kita inginkan, tetapi berusaha menjadi sesuatu yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaanya, bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Mari kita mencoba memahami "keinginan" Allah terhadap kita. Allah Bapa yang menciptakan kita tentu&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; maha mengetahui&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; yang terbaik untuk kita. Sesuatu yang buruk yang kita terima saat ini, pasti ada rencana besar Allah untuk kebaikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita bisa "menginginkan" apa yang kita "dapatkan", hidup kita akan lebih bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati...amien. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-7722246961003956018?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/7722246961003956018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/menginginkan-apa-yang-kita-dapatkan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7722246961003956018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7722246961003956018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/menginginkan-apa-yang-kita-dapatkan.html' title='Menginginkan apa yang kita dapatkan...'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-8454969184033221225</id><published>2009-05-03T17:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-03T17:44:18.153-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='talenta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='titipan tuhan'/><title type='text'>Apa rencana Tuhan dibalik Talenta ku?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menggunakan talenta yang kita terima dari Allah, merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan. Apapun talenta yang ada pada kita, tentu ada rencana Tuhan yang Indah dibalik semua itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Allah memberikan kemampuan berupa talenta tentunya tidak asal titip atau kebetulan. Dia tentu punya rencana yang indah untuk umat manusia.  Namun terkadang tidak semua orang menyadari bahwa kemampuan yang ada pada dirinya itu adalah titipan dari yang Maha Kuasa.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Menggunakan talenta untuk jalan kebaikan atau kejahatan, atau tidak menggunakannya sama sekali adalah pilihan.  Pertanyaannya, yang manakah pilihanku? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lebih baik memiliki satu talenta tetapi digunakan dengan maksimal untuk kebaikan, dari pada memiliki banyak talenta tetapi tidak satupun digunakan untuk kebaikan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Semoga kita dapat menggunakan talenta yang telah dititipkan-Nya  kepada kita untuk kebaikan umat manusia dan kemuliaan Tuhan. Talenta adalah berkat, dan berkat itu hendaknya menjadi berkat pula bagi orang disekitar kita....amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-8454969184033221225?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/8454969184033221225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/apa-rencana-tuhan-dibalik-talenta-ku.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/8454969184033221225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/8454969184033221225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/05/apa-rencana-tuhan-dibalik-talenta-ku.html' title='Apa rencana Tuhan dibalik Talenta ku?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-7818889375548727717</id><published>2009-04-29T22:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T23:58:40.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manual book'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perjalanan hidup'/><title type='text'>Mengapa perlu etika dalam perjalanan hidup?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada suatu pagi, seperti biasanya aku melakukan perjalanan menuju kantor tempat ku bekerja. Pagi ini meskipun lalulintas padat tetapi jalanan tidak macet. Jalan yang ku lalui terdiri dari tiga jalur dan satu bahu jalan. Seandainya kejadian ini bisa setiap hari, tentu semua pengemudi yang melewati jalan tersebut akan senang sekali. Saya tidak tahu persis apa penyebabnya yang jelas tidak seperti biasanya SEMUA BERJALAN SESUAI JALUR. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SflLuPkFx3I/AAAAAAAAAK0/CojszGBCdkI/s1600-h/jalan+tol+macet.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330374891793663858" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 238px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SflLuPkFx3I/AAAAAAAAAK0/CojszGBCdkI/s320/jalan+tol+macet.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam kehidupan ini, banyak "jalur" yang mengarahkan "kendaraan" kita menuju tujuan akhir kehidupan yaitu perjumpaan dengan Sang Pencipta Alam Semesta. Sepertihalnya di jalan raya tadi bila masing masing kendaraan jalan dengan baik dijalurnya masing-masing, maka perjalanan akan lancar tidak akan ada kemacetan, gesekan, suasana perjalanan pun menjadi nyaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tuhan menghendaki manusia hidup dalam damai..sehingga Ia membuat aturan bagaimana "ETIKA" melakukan "PERJALANAN HIDUP", yang disampaikanya melalui "BUKU PANDUAN / MANUAL BOOK" yang diturunkanNya kepada manusia yang telah diterbitkan dalam "EMPAT CETAKAN" (Taurat, Zabur, Injil dan Alquran). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Alangkah indahnya kehidupan ini jika setiap orang &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;mau&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; berjalan di "jalur" masing-masing sesuai "Manual book" yang dipengang, tanpa menggangu jalur saudaranya yang lain. Jika hal ini terjadi, tentu Tuhan pun akan senang menyaksikan umatnya hidup dalam damai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Semoga berkat Tuhan melimpah bagi pembaca sekalian.......amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-7818889375548727717?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/7818889375548727717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/pada-suatu-pagi-seperti-biasanya-aku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7818889375548727717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/7818889375548727717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/pada-suatu-pagi-seperti-biasanya-aku.html' title='Mengapa perlu etika dalam perjalanan hidup?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SflLuPkFx3I/AAAAAAAAAK0/CojszGBCdkI/s72-c/jalan+tol+macet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-2399303190801296056</id><published>2009-04-27T22:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T00:08:23.794-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan keselamatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='roh kudus'/><title type='text'>Tiga Tahap menemukan keselamatan.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Siapakah yang memperkenalkan Yesus kepada anda? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ini adalah pertanyaan yang mungkin jarang kita renungi. Bagi yang katolik sejak lahir, tentu jawabannya adalah orang tua. Bagi yang katolik setelah remaja atau dewasa, mungkin jawabannya adalah pacar, istri, sahabat dll. Jarang sekali orang menjadi katolik setelah mendengarkan Khotbah, mendengarkan nasehat teman/sahabat apa lagi setelah membaca RENUNGAN...bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfarFgTWxVI/AAAAAAAAAKs/2cHmxDQLoCQ/s1600-h/jesus+blackwhite.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329635320098374994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 238px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfarFgTWxVI/AAAAAAAAAKs/2cHmxDQLoCQ/s320/jesus+blackwhite.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tahap menjadi pengikut Yesus sang Juru selamat tidak tiba-tiba begitu saja. Untuk mengikuti-Nya melalui tahapan yaitu yang pertama dari tidak tahu menjadi tahu, kedua dari mengetahui menjadi mengenal dan yang ketiga dari mengenal menjadi menerima.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Tahap pertama&lt;/strong&gt; "&lt;em&gt;dari tidak tahu menjadi tahu&lt;/em&gt;".&lt;/span&gt; Peran kita sebagai pewarta adalah memberi pengetahuan yang sebenarnya tentang Yesus kepada orang yang bertanya. Untuk itu harus kita lengkapi wawasan kita tentang Dia melalui referensi-referensi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Mengikuti pendalaman Kitab suci, sharing iman, dan diskusi dengan romo atau katekis akan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Tahap&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;kedua &lt;/strong&gt;"&lt;em&gt;dari mengetahui menjadi mengenal&lt;/em&gt;". Peran kita sebagai pewarta adalah mengenalkan pengalaman iman kita kepada mereka yang ingin berkenalan dengan Yesus. Untuk mengenalkan pengalaman iman tentunya kehidupan keimanan kita sudah baik dulu. Sebagai contoh: Kita ingin mengenalkan bahwa &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Yesus sangat mengasihi kita dengan mengorbankan diri Nya di Kayu sallib&lt;/span&gt;, sehingga kitapun wajib mengasihi sesama. Tetapi pada kenyataan sehari-hari hidup kita jauh dari KASIH...nah bagaimana mungkin kita dapat mengenalkan KASIH? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh karena itu pada Tahap kedua ini, tugas kita yaitu membenahi dulu kehidupan iman kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Tahap ketiga&lt;/strong&gt; "&lt;em&gt;dari mengenal menjadi menerima&lt;/em&gt;". Seseorang tidak bisa memaksa orang lain untuk menerima sesuatu. Kata "MENERIMA" artinya ada unsur keterbukaan atau membuka diri. Sebagai contoh kalau kita menerima tamu saja, kita harus membuka pintu rumah kita. Untuk menerima Yesus sebagai Juru selamat dalam kehidupannya, seseorang dengan kesadarannya sendiri mau membuka rohaninya menyambut kehadiran Yesus. Karena keterbatasan kita tidak bisa memaksa pikiran dan rohani orang lain, maka hanya ROH KUDUS lah yang melaksanakan peran ini. Tugas kita hanyalah meminta bantuan roh kudus yang bersumber dari Allah yang pencipa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semoga renungan ini menjadi berkat buat pembaca yang budiman...amien..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-2399303190801296056?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/2399303190801296056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/tiga-tahap-menemukan-keselamatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2399303190801296056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2399303190801296056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/tiga-tahap-menemukan-keselamatan.html' title='Tiga Tahap menemukan keselamatan.'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfarFgTWxVI/AAAAAAAAAKs/2cHmxDQLoCQ/s72-c/jesus+blackwhite.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-2776900438095808509</id><published>2009-04-25T17:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-25T19:16:09.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bersyukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berhenti merokok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zat beracun'/><title type='text'>Sudahkan aku bersyukur dengan perbuatan nyata?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfPDeCIfJFI/AAAAAAAAAKk/c4ILiIXqlos/s1600-h/yesus+dan+anak.jpg"&gt;&lt;/a&gt;"Marilah kita ucapan syukur kepada Allah yang telah memberikan kesehatan kepada kita...blal..bla..dst." adalah kalimat yang sering kita dengarkan pada pengantar amanat, khotbah atau renungan dan berbagai jenis pidato. Mengucap syukur mudah dilakukan karena setiap orang pasti bisa melakukannya, tetapi &lt;strong&gt;&lt;em&gt;menghayati ucapan syukur&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; tidak semua orang bisa. Sering kita saksikan seseorang setelah mengucap syukur tetapi masih melakukan perbuatan yang tidak merealisaikan ucapan syukur tersebut. Contohnya: Bersyukur telah diberikan kesehatan tetapi masih melakukan perbuatan yang merusak kesehatan. Apakah ini penghayatan terhadap syukur yang telah diucapkan ? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Bersyukur" tidaklah cukup dengan ucapan saja. tetapi perlu diujudkan dengan PERBUATAN NYATA. Bayangkan, kita berterima kasih kepada rekan, atasan atau orang lain yang memberikan sesuatu hadiah yang sangat berharga, tetapi setelah itu hadiah tersebut tidak kita rawat dengan baik bahkan disia-siakan begitu saja. Kira-kira bagaimana perasaan rekan, atasan atau orang yang telah memberi hadiah tersebut jika mengetahui perbuatan itu? Tentunya mereka akan kecewa, dan akan mempertimbangkan untuk tidak memberikan barang serupa dikemudian hari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Allah telah menganugerahkan kesehatan, tetapi manusia setelah mengucapkan syukur masih kembali kepada kebiasaan buruk yang merusak kesehatannya. Padahal kita mengakui bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang maha mengetahui, sehingga tidak mungkin Allah tidak mengetahui bahwa kita tidak merawat pemberian-Nya (kesehatan) . Nah..siapkah kita menerima kenyataan bahwa Allah mengangap "kesehatan" bukan hal penting sehingga Allah merasa tidak perlu memberikan "kesehatan" dikemudian hari, karena yang diberi telah menyia-nyiakan pemberian yang berharga tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berdasarkan penelitian di negara manapun, sampai saat ini sedikit pun belum pernah ditemukan zat gizi atau mineral yang bermanfaat di dalam ASAP ROKOK. Zat-zat yang ditemukan adalah zat beracun yang bisa menyebabkan penyakit pernafasan sampai dengan kanker (sudah dipublikasikan pada kemasan rokok dengan jelas). Jadi orang yang sudah mengetahui bahwa itu racun tetapi tetap nemasukan zat beracun tersebut ke dalam tubuh secara terus menerus dapat dikategorikan orang yang tidak mempunyai akal. Sebagai perbandingan, hewan saja tidak pernah menyakiti tubuhnya sendiri dengan sengaja, padahal hewan jelas-jelas tidak memiliki akal seperti manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mari kita tingkatkan syukur kita bukan dengan kata-kata saja, tetapi mari "BERSYUKUR DENGAN PERBUATAN NYATA". Mengetahui SEDIKIT tentang suatu yang BAIK tetapi dilaksanakan, lebih berguna daripada mengetahui SEGALA SESUATU yang BAIK tetapi tidak pernah dilaksanakan. Ayo berhenti merokok mulai sekarang, untuk menyenangkan Hati Tuhan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Semoga berkat melimpah bagi para pembaca yang budiman..amien..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-2776900438095808509?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/2776900438095808509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/sudahkan-aku-bersyukur-dengan-perbuatan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2776900438095808509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/2776900438095808509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/sudahkan-aku-bersyukur-dengan-perbuatan.html' title='Sudahkan aku bersyukur dengan perbuatan nyata?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-5748574442543713931</id><published>2009-04-24T19:54:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T20:13:14.586-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non fisik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karakter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mencocokan diri'/><title type='text'>Menikah bukan karena cocok ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfJ_dNQ8DTI/AAAAAAAAAKc/l3ob8GbFftM/s1600-h/mengikat+janji.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328461448886357298" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfJ_dNQ8DTI/AAAAAAAAAKc/l3ob8GbFftM/s320/mengikat+janji.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kita tentu sudah mengengetahui bahwa di dunia ini tidak ada dua manusia yang persis sama. Manusia diciptakan Allah dengan bentuk masing-masing tidak ada yang sama sekalipun kembar siam. Tampak fisik mungkin mirip tetapi kepribadian belum tentu sama atau cocok, apa lagi yang bukan kembar. Manusia terdiri dari fisik dan non fisik. Kepribadian, sikap prilaku, kebiasaan, selera, emosi adalah karakter non fisik yang ada pada tiap individu. Karakter ini berbeda antara individu yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;Mungkin kita pernah mendengar masalah "kecocokan" sering dijadikan kambing hitam apabila seseorang belum menikah. "Gue kan belum menemukan pasangan yang cocok", atau "dia bukan jodoh saya karena belum 'klik'... ". Pernyataan ini mungkin sering kita dengar dalam bentuk yang tidak persis sama, tetapi intinya sama yaitu kalau menikah harus dengan orang yang cocok dengan karakter saya. Sampai kapan ???&lt;br /&gt;Dari fakta diatas bahwa tidak ada di dunia ini dua orang yang persis sama/cocok karakternya, timbul pertanyaan mengapa sampai saat ini kita masih sering diundang ke pesta-pesta pernikahan? Jawabannya adalah dua manusia yang disatukan Allah dalam perkawinan, bukan karena COCOK tetapi mereka SALING MENCOCOKAN DIRI.&lt;br /&gt;Untuk mencocokan diri tentu membutuhkan usaha dan pengorbanan yang tidak ringan. Mencocokan diri adalah upaya merubah/memperbaiki karakter kita sehingga selaras dengan karakter orang lain. Meninggalkan sikap prilaku, kebiasaan dll yang negatif yang tidak disukai pasangan adalah aplikasi dari mencocokan diri. Tidak memaksakan keinginan, tetapi mendiskusikan keinginan sehingga ditemukan solusi yang menguntungkan di kedua belah pihak. Inilah sebagian kecil upaya untuk mencocokan diri.&lt;br /&gt;Kita tentu sepaham bahwa menyatunya dua manusia dalam perkawinan adalah seturut rencana Yang Maha Kuasa dan kita pun yakin bahwa Allah tidak asal mempertemukan dua manusia, karena Dia mempunyai rencana yang hebat dibalik semua itu. Pertanyaannya, maukah aku melaksanakan rencana Allah pada diriku dengan segenap hati?&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut tidak perlu dijawab, karena yang diperlukan adalah BUKTI.&lt;br /&gt;Semoga berkat Allah melimpah bagi pembaca sekalian, amien....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-5748574442543713931?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/5748574442543713931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/menikah-bukan-karena-cocok.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/5748574442543713931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/5748574442543713931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/menikah-bukan-karena-cocok.html' title='Menikah bukan karena cocok ?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfJ_dNQ8DTI/AAAAAAAAAKc/l3ob8GbFftM/s72-c/mengikat+janji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3155579386751589825.post-1159369618575235533</id><published>2009-04-24T05:21:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T08:17:34.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keselamatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan kebenaran'/><title type='text'>Mengapa banyak yang mengikuti Nya?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfHWfy6ML4I/AAAAAAAAAKI/CHkSUP9k5w4/s1600-h/saintthomastheapostle.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328275675886137218" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 184px; CURSOR: hand; HEIGHT: 163px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfHWfy6ML4I/AAAAAAAAAKI/CHkSUP9k5w4/s400/saintthomastheapostle.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kehidupan yang kita jalani saat ini bukanlah tujuan akhir tetapi hanyalah perjalanan menuju tujuan akhir yang sebenarnya. Sudahkan kita berjalan dijalan yang benar, atau kita masih mencari jalan kebenaran? Sudahkah kita berjalan di jalan yang membawa keselamatan? Atau kita masih mencari dimana keselamatan itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;"&lt;strong&gt;Akulah Jalan kebenaran dan hidup&lt;/strong&gt;" merupakan sebuah pernyataan Yesus yang disampaikan pada publik pada masa lalu. Manusia pada masa itu diajak untuk mengikuti-Nya, dan merekapun mengikuti-Nya karena mereka melihat semua keajaiban yang diperbuat oleh Nya. Berbahagialah kita yang tidak melihat namun percaya adalah kalimat yang diucapkanNya pada Thomas, tetapi kalimat itu ternyata bukan untuk Thomas saja tetapi untuk kita yang hidup pada masa kini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3155579386751589825-1159369618575235533?l=materirenungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://materirenungan.blogspot.com/feeds/1159369618575235533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/kehidupan-yang-kita-jalani-saat-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1159369618575235533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3155579386751589825/posts/default/1159369618575235533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://materirenungan.blogspot.com/2009/04/kehidupan-yang-kita-jalani-saat-ini.html' title='Mengapa banyak yang mengikuti Nya?'/><author><name>Albert A. Fransiscus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17275666454931223401</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SdnuBmUy6HI/AAAAAAAAABg/POGr7Z6ouiA/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lw9VuYgcXq0/SfHWfy6ML4I/AAAAAAAAAKI/CHkSUP9k5w4/s72-c/saintthomastheapostle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
